
Apapun profesimu ingat kalau kita makhluk-Nya, jadi jangan sampai melalaikan perintahnya, terutama adalah shalat, karena shalat adalah tiang dariibadah lainnya. Jadi sesibuk apapun kamu, ingatlah bahwa yang ngasih rejeki itu adalah Allah.
Maka janganlah meninggalkan-Nya. Sebanyak apapun rejeki yang kamu peroleh, harta yang kamu miliki atau jabatan yang kamu banggakan saat ini bila tidak menyadari bahwa semua itu adalah pemberian Allah, semuanya tentu tidak akan pernah membuatmu bahagia.Sehingga apapun yang kamu peroleh, entah rejeki yang sedikit ataupun banyak maka pasti tidak akan pernah mengeluhkannya, semuanya akan kamu terima dengan ikhlas dan penuh rasa syukur.
Jangan hanya pandai mengumpulkan harta, tetapi pandailah pula memilih mana yang haram dan mana yang halal. Karena rejeki yang baik itu adalah rejeki yang jelas kehalalannya, jadi tidak apa sedikit asal terjamin dan membawa kita keberkahan.
Karena untuk apa harta berlimpah bila hanya menjadi penghambat kita menunaikan ibadah kepada-Nya, dan satu lagi yang paling penting, tidaklah keburu ingin kaya, tapi pastikan rejeki yang diingini selalu diperoleh dengan cara halal dan selalu dalam ridha-Nya.
Karena sifat demikan menjadi niat utama dalam hati, kadang kita malas untuk berhati-hati dalam mencarinya, karena yang terpenting biasanya hasilnya banyak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar