Latest News

Selasa, 28 Januari 2020

Kesholehan Seorang Istri diuji Saat Suami Tidak Punya Apa-Apa dan Kesholehan Suami Diuji Ketika Dia Mempunyai Segalanya

Sebuah kestiaan adalah pondasi pertama berumah tangga, karena kesetiaan merupakan janji yang sangat penting dalam mempertahankan hubungan rumah tanngga agar tetap langgeng sampai maut memisahkan. Kesetiaan itu sama halnya dengan kita berjanji pada diri sendiri dan pasangan, untuk saling melakukan keterbukaan, saling menaruh kepercayaan dan saling menjaga satu sama lain. Namun, kesetiaan itu beragam ujiannya. Jika kita mempunyai segalanya dan dia mencintai, itulah sebuah ketulusan yang langka.  Maka bersyukurlah jika pasangan yang telah menyanding kita memiliki sifat seperti itu, karena sesungguhnya tidak perlu memiliki segalanya untuk bahagia. Karena kita hanya butuh seseorang yang mampu membuat kita tersenyum ketika hati sedang terluka. Dan semoga kita dikarunia pasangan halal yang tulus mencintai kita dan mampu saling membahagiakan. Kesuksesan adalah ujian kesetiaan terbesar antara suami dan istri, maka pintarlah dalam menjaga hati. Kesetiaan suami diuji saat berada dititik tertinggi dalam kehidupannya (puncak kesuksesan) dan kesetiaan seorang istri diuji saat suami berada di titik terendah dalam kehidupannya. Itu sebabnya ketika seorang istri yang memiliki suami sukses namun selingkuh akan menanggap suaminya tidak setia dan dirinya sangat setia. Sebaliknya ketika istri yang meninggalkan suaminya saat berada dititik terendah dalam hidupnya, suami akan merasa dirinya begitu setia dan istrinya tidak setia. Dan hal ini terjadi karena keduanya tidak mampu menjaga hati untuk terus mengingat Allah, karena jika hati dalam keadaan selalu mengingat Allah kejadian buruk tidak akan menimpa. Maka sesukses apapun usaha yang kita capai dalam hidup, janganlah bosan untuk melibatkan Allah dalam menjaganya agar semua terjaga dengan baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar